Titik Balik…!!!

Posted: Agustus 10, 2008 in Kisah

Hal ini pernah terjadi dalam hidupku, sering berulang – ulang menyinggahi hidupku. Hidup yang gagal ku lalui dengan keindahan. Ku jalani segala yang ku alami apa adanya. Tidak seperti orang lain yang bisa merasakan ketenangan dunia.

Perjalanan hidup yang ku jalani bagaikan gelombang sinusoidal menghampiriku di tahun 2005 dan di tahun 2007. Alhamdulillah, titik balik pun menghampiriku di saat aku sudah terjatuh ke dalam lembah yang dalam. Dan hati kecil ku pun menarik aku kembali ke puncak kesadaran.

Tahun 2005 merupakan tahun yang menjadikan diriku belajar bagaimana kerasnya persaingan dunia. Persaingan untuk menentukan masa depanku, persaingan untuk membuktikan bahwa aku pun bisa menjadi yang terbaik. Sedih jika kita harus mengingat masa lalu kita yang suram, tapi sangat sedih lagi jika kita harus melupakan masa lalu yang suram begitu saja tanpa harus mengambil hikmah yang terjadi. Itu lah hidup, ada gagal dan ada kesuksesan. Tapi kegagalan bukanlah akhir dari segalanya.

Tahun 2005 menjadi tahun pembelajaran, bahwa hidup bukan hanya untuk dunia, dunia adalah nomor sekian dari akhirat. Segala yang kita lakukan harus diimbangi dengan kehidupan di akhirat. Hal ini yang pernah ku lupakan, hal ini pula yang membuat aku gagal. Tapi, aku tidak begitu saja menyerah, ku jalani kegagalan dengan berikhtiar dan memohon kepada-NYA, untuk menunjukkan ku jalan yang lurus. Dan aku pun menemukan titik terang.

Tapi…..,

Tahun 2007, aku kembali jatuh ke dalam lembah yang dalam, lebih dalam dari lembah di tahun 2005, sehingga aku sulit untuk kembali ke puncak. Aku pun harus berusaha kembali ke puncak sekuat tenaga. Agar bisa ku lalui hidupku dengan indah. Dan ku jalani segala kegiatanku untuk meraih cinta Ilahi.
Aku sadar, apa yang telah kulakukan adalah kesalahan terbesarku. Aku hanya menuruti hawa nafsuku, hawa nafsu yang menggerogoti segala pikiran dan hatiku, hingga aku pun sulit untuk menyembuhkan. Tiap waktu aku memohon kepada Allah SWT untuk menyembuhkan lukaku, dan sedikit demi sedikit luka ku pun mulai terobati.

Aku menyesal dengan perbuatanku, tingkah lakuku, yang menjadikan aku seperti orang bodoh. Tapi aku sadar, bahwa kita tidak boleh terus menerus menyesali kesalahan kita. Titik balik pun mulai menghampiri hatiku. Menjadikan ku sadar. Titik balik akan ku pertahankan agara terus meningkat. Aku sudah tidak ingin lagi untuk jatuh ke jurang yang lebih dalam untuk ketiga kalinya. Akan ku lalui segalanya dengan pikiran dan hati ini.
Dan tidak akan lupa untuk selalu mengawali hari – hariku dengan bacaan :
“Bismillahirrahmanirrahim, Semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin, Amin.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s