Apa Masih Ingat……???

Posted: Juni 4, 2008 in Artikel

Garuda Pancasila

GARUDA PANCASILA
Lambang Negara Republik Indonesia

Burung Garuda berasal dari mitos dahulu kala yang melambangkan sumber tenaga. Warna emas burung ini menggambarkan kehebatan suatu negara, sedangkan warna hitamnya menggambarkan alam. Setiap bulu yang terdapat dalam lambang ini mempunyai arti tersendiri. Jumlah bulu – bulunya adalah sebagai berikut : pada tiap sayap ada 17, pada ekor ada 18, dibawah perisai ada 19 dan pada leher ada 45. Hal ini melambangkan tanggal Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yaitu 17 – 8 – 1945.

Kaki burung Garuda Pancasila mencengkeram sebuah pita yang melengkung ke atas. Pada pita itu ada tulisan “Bhineka Tunggal Ika“, yang berasal dari buku Sutasoma karangan Empu Tantular, seorang mahaguru pada masa kerajaan Majapahit. Bhineka Tunggal Ika berarti “Berbeda – beda tetapi tetap satu jua”. Maksudnya ialah kita bangsa Indonesia terdiri ats bermacam – macam suku, kesenian, bahasa, adat, dan agama, tetapi kita merupakan satu bangsa, dengan satu kebudayaan nasional, dengan satu bahasa nasional.

Pada leher burung garuda tergantung sebuah perisai. Garis melintang pada perisai yang digambar tebal melambangkan bahwa Indonesia dilalui garis khatulistiwa. Sedangkan perisai itu sendiri melambangkan kepercayaan diri dan warna merah dan putih menunjukkan warna bendera nasional. Dalam perisai itu terdapat gambar – gambar yang melambangkan Pancasila, yaitu :

1. Bintang – Ketuhanan Yang Maha Esa.

2. Rantai baja – Kemanusiaan yang adil dan beradab.

3. Pohon beringin – Persatuan Indonesia.

4. Kepala banteng – kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

5. Padi dan kapas – Keadilan sosila bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta. Panca berarti lima dan Sila berarti dasar. Rumusan kelima dasar itu termuat dalam pembukaan UUD-1945 sebagai berikut :
…maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang- undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s