Agustus 8, 2009 • 2:34 pm
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”, (QS Al-Baqarah : 183 )
Bulan suci Ramadhan telah tiba. Umat islam berbondong – bonding menyiapkan ruhani dan jasmani untuk menempuh Ramadhan yang penuh maghfirah. 30 hari lamanya, ga juga sih, cepat kok berlalu. Jadi, 30 hari cepatnya kita akan melaksanakan puasa.
Wah, dah siap belum nih umat Islam ??? insyaAllah pasti dah siap – siap dari jauh hari. Ibu – ibu sudah pada menyiapkan hidangan yang lezat buat keluarga. Tapi sayang banget buat anak kosan, yang nyiapkan masjid dan warung makan.
Read the rest of this entry »
Filed under: Kisah

hari – hari di kampus hanya di isi dengan mendengarkan dosen, berangkat pagi pulang siang tapi terkadang juga berangkat siang pulang sore, dan terkadang juga tidak berangkat ke kampus.
masuk ruangan dengarkan dosen ngomong di depan, ada yang cerita dan ada pula dosen yang senang banget dengan menurunkan persamaan – persamaan matematis,hhmm bosan….kenapa sih kita harus melihat matematis…padahal realnya, dilingkungan kita selalu menemukan hal – hal fisis dan bukan matematis, kemudian dari fisis itu dibahasakan secara matematis.
Jenuh….
Read the rest of this entry »
Filed under: Kisah, Uncategorized
Agustus 10, 2008 • 2:57 pm
Hal ini pernah terjadi dalam hidupku, sering berulang – ulang menyinggahi hidupku. Hidup yang gagal ku lalui dengan keindahan. Ku jalani segala yang ku alami apa adanya. Tidak seperti orang lain yang bisa merasakan ketenangan dunia.
Perjalanan hidup yang ku jalani bagaikan gelombang sinusoidal menghampiriku di tahun 2005 dan di tahun 2007. Alhamdulillah, titik balik pun menghampiriku di saat aku sudah terjatuh ke dalam lembah yang dalam. Dan hati kecil ku pun menarik aku kembali ke puncak kesadaran.
Tahun 2005 merupakan tahun yang menjadikan diriku belajar bagaimana kerasnya persaingan dunia. Persaingan untuk menentukan masa depanku, persaingan untuk membuktikan bahwa aku pun bisa menjadi yang terbaik. Sedih jika kita harus mengingat masa lalu kita yang suram, tapi sangat sedih lagi jika kita harus melupakan masa lalu yang suram begitu saja tanpa harus mengambil hikmah yang terjadi. Itu lah hidup, ada gagal dan ada kesuksesan. Tapi kegagalan bukanlah akhir dari segalanya.
Tahun 2005 menjadi tahun pembelajaran, bahwa hidup bukan hanya untuk dunia, dunia adalah nomor sekian dari akhirat. Segala yang kita lakukan harus diimbangi dengan kehidupan di akhirat. Hal ini yang pernah ku lupakan, hal ini pula yang membuat aku gagal. Tapi, aku tidak begitu saja menyerah, ku jalani kegagalan dengan berikhtiar dan memohon kepada-NYA, untuk menunjukkan ku jalan yang lurus. Dan aku pun menemukan titik terang.
Tapi…..,
Read the rest of this entry »
Filed under: Kisah
Komentar Terakhir