Agustus 10, 2008 • 3:34 pm
Bener apa kata para pakar fisika, seperti Pak Yohanes Suryo, terutama bagi yang sangat menggemarinya. Sekali terkena virus fisika, wuih langsung deh klepek – klepek. Bisa – bisa lupa sama yang lain. Lihat aja tuh teman – teman kita yang menang olimpiade fisika. Sayangnya bagi teman – teman yang kurang begitu gemar fisika, pasti ada kesalahan dalam belajar. Fisika bukan hanya berkutat dengan teori saja. Fisika itu bisa diaplikasikan ke lingkungan, tapi inilah realita. Kita belajar fisika, hanya dan hanya memahami teori dan rumus – rumus belaka. Tapi kita tidak pernah memahami dunia luar.
Read the rest of this entry »
Filed under: Artikel
Agustus 9, 2008 • 6:15 am

Dalam hadis dijelaskan : “Sesungguhnya malaikat Jibril turun menemui Adam, dan berkata kepadanya : Sesungguhnya Allah SWT menyuruhku untuk menawarkan satu pilihan dari tiga pilihan yang ditawarkanNya, yaitu : akal, agama, dan rasa malu. Adam menjawab: Aku memilih akal. Maka rasa malu dan agama pun berkata : Kalau begitu, kami bersama kamu wahai Adam, sebab Allah telah menyuruh kami agar selalu bersama akal di manapun ia berada.”
Read the rest of this entry »
Filed under: Artikel
Agustus 6, 2008 • 1:54 pm
Islam merupakan agama yang penuh rahmat. Hampir rata – rata penduduk Indonesia mayoritas Islam. Pemimpin pun beragama Islam. Tidak pelak lagi, Islam sudah ditakdirkan untuk mengisi dunia ini. Awal mula pun semua agama adalah Islam. Jika kita berpikir dengan akal sehat kita berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Rasul, tidak ada agama Kristen, Katholik, Buddha, Hindu dan yang lainnya. Semua adalah ISLAM. Kita sendiri sebagai umat Islam tau akan perbedaan agama maupun golongan. Rata – rata penduduk Indonesia yang beragama Islam, menganut golongan – golongan, seperti : JIL, NU, Muhammadiyah, HTI, PERSIS, Syi’ah dan lain sebagainya yang belum diketahui sebelumnya. Latar belakang diriku menuliskan artikel ini, karena bosan melihat perselisihan antara golongan tersebut. Salah satu contohnya yang pernah ku alami di dunia kampus. Tapi maaf buat para pembaca, saya tidak akan menceritakan yang pernah terjadi. Cukup buat pelajaran bagi diri saya nantinya. Apa kita tidak bosan melihat perselisihan umat Islam sendiri, kita umat Islam sebenarnya ditertawai oleh umat Nasrani, mereka senang melihat kita umat Islam berselisih. Inilah satu kekurangan kita sebagai umat Islam, tidak bisa memberikan contoh teladan buat umat agama lainnya. Semestinya kita malu. Terima kasih buat SMU ku yang ku cinta, yang telah mengajarkan aku untuk berpikir. Mungkin jika aku tidak menemukan SMU tersebut, saya akan hidup di bawah doktrin – doktrin.
Untuk itu, marilah kita umat Islam menyatukan visi dan misi, hilangkan perbedaan, kita cari yang sama, jangan terus – menerus melihat perbedaan, kenapa kita tidak melihat persamaan yang bisa kita bangun untuk mengembalikan citra Islam yang mungkin sudah jelek di mata masyarakat. Kenapa tidak ??? Bayangkan AMROZI CS yang dinobatkan sebagai teroris memiliki background muslim, yang menggemparkan bangsa Indonesia dan juga bangsa luar mengenai bom bali. Inilah salah satu perusuh dan penghancur image Islam di mata dunia. Bukan begitu cara Islam menghakimi orang lain, di Indonesia berbeda dengan di Palestina. Ya! Marilah kita berpikir.
Sedih melihat umat Islam di Indonesia yang berselisih, mari kita menghilangkan image bergolong – golongan. Jujur, saya pernah di sekolah yang kata orang berlatar belakang Syi’ah tapi saya tidak menganggap syi’ah sesat, kata siapa Syi’ah sesat ? saya pernah membaca spanduk di salah satu kampus, dimana spanduk tersebut menuliskan bahwa Syi’ah sesat. Berpikirlah !!! 3 tahun saya berada di lingkungan yang kata orang syi’ah tapi saya enjoy saja, malah sekolah tersebut mengajarkan aku berpikir, dan tidak mendoktrin. Mari kita semua berpikir dan jangan lupa berpikir atas landasan Al – Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW.
Semoga Islam bisa kembali Jaya. Amin
Filed under: Artikel
Komentar Terakhir